Selama masa pandemi, undangan rasa jenuh terus berdatangan. Apalagi teruntuk kalangan anak-anak. Warna-warni dunia luar yang dinanti, kini dirampas keterbatasan pandemi. Demi memberi penawar rasa jenuh pun, alhasil tak sedikit orang tua yang memilih melancong di tengah pandemi.
Sayang, di sela-sela kebahagiaan itu mereka lupa keadaan. Namun keadaan new normal kini telah membuat mobilitas kembali tinggi, sehingga rentan untuk mengajak anak bepergian keluar rumah. Tawa lepas anak-anak terpantau diseputaran daerah sukawati namun tanpa diredam oleh tameng masker. Berada dalam pengawasan sang ibu yang kondisinya serupa pula. Tentu boleh saja melepas penat di tengah gemuruh pandemi ini, namun jangan sampai kewaspadaan tenggelam dalam canda dan tawa. Kali ini berbeda, dari kejauhan terlihat seorang ibu yang membonceng dua putranya, namun kali ini dengan protokol kesehatan. Ditengah hiruk pikuk kendaraan, hal serupa juga terlihat di salah satu jalan protokol. Saat salah seorang ayah yang membonceng dua orang buah hatinya dengan menggunakn helm dan masker. Sadar akan peluang penyebaran COVID-19 tatkala berada di luar rumah, tampak masker kain bertengger manis di wajah mereka. Tak jauh dari sana, dua anak laki-laki hendak menikmati waktu santai sorenya dengan ditemani semangkok bakso. Entah karena buru-buru mengisi perut, sampai-sampai helm dan masker tertinggal di rumah.

