Setelah dihantam kabar duka selama dua hari, kini Kamis (02/07) Bali kembali dihadapkan pada kabar buruk. Lonjakan pasien positif yang tercatat hari ini mencapai 113 orang. Sampai saat ini angka tersebut mencatat rekor baru sebagai lonjakan positif harian tertinggi di Bali. Lantas bagaimana dengan perkembangan data COVID-19 lainnya?
Virus Sars-CoV-2 makin mengganas. Sesuai hasil pantauan data tim Madyapadma online pukul 13.00 menunjukkan jumlah pasien positif COVID-19 di Bali menanjak tajam menjadi 1.640 orang. Pulau dewata hari ini memecahkan rekor penambahan pasien terbanyak yakni berjumlah 112 pasien terjangkit COVID-19. Dari 112 penambahan tersebut, 108 pasien diantaranya berasal dari kasus transmisi lokal (total 1.278 transmisi lokal). Dengan begitu persentase transmisi lokal Bali naik 1,31% menjadi 77,93%. Belum lagi pulau seribu pura ini harus menerima kabar duka kembali, pasalnya seorang pasien COVID-19 asal Denpasar dinyatakan meninggal dunia pada hari ini. Meski demikian, setidaknya tercatat 15 pasien pulih hari ini. Walau jumlahnya tak sebanding, sampai saat ini telah tercatat 875 pasien yang telah terbebas dari virus Sars-CoV-2.
Serupa dengan kondisi di Kota Denpasar yang jumlah pasien positifnya juga meningkat pesat. Hingga kini telah tercatat 616 pasien yang terpapar virus Sars-CoV-2 (ada tambahan 61 orang). Seluruh penambahan pasien hari ini terkonfirmasi terjangkit akibat transmisi lokal. persentase transmisi lokal di Denpasar meningkat 1,16% menjadi 89,45% dengan total 551 kasus transmisi lokal. Belum lagi catatan kematian di Denpasar bertambah menjadi 11 orang.Beruntungnya hari ini terdapat 5 (lima) pasien sembuh (total 233 orang).
Orang Tanpa Gejala (OTG) terdeteksi sebanyak 1.762 orang dengan tambahan 45 orang pada hari ini. Hari ini pula tak tercatat penambahan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sehingga totalnya tetap 122 orang. Begitu pula dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang jumlahnya tetap terdeteksi sebanyak 326 orang. Sementara, tingkat fatalitas di Denpasar menyusut 0,01% menjadi 1,79%. Hal serupa juga terjadi di Bali, tingkat fatalitasnya menunjukkan angka 1,04% turun 0,01%.
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Kamis (02/07), di awal bulan Juli ini masyarakat sudah beraktivitas dengan normal kembali. Seperti yang terlihat di Jl. Narakusuma, Jl Jayasakti, dan Jl. SMA 3 masyarakat sekitar sudah melakukan aktivitas normal, kendati begitu masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Sementara itu di Jl. W.R. Supratman, Jl. Suli, dan Jl. Gatot Subroto terpantau ramai lancar, kendaraan sudah kembali memadati ruas jalan. Sedangkan di Jl. Pacar, Jl. Ratna, Jl. Trijata, Jl. Drupadi, dan Jl. Wijaya Kusuma beberapa kendaraan terlihat melintas, walau tidak terlalu ramai seperti hari biasanya. Sedangkan di Jl. Kecubung Gg. Soka dan Jl. Siulan Gg. V terpantau sepi dari pengendara, namun aktivitas warga masih berjalan normal. Jl. By Pass Ngurah Rai pun hari ini terpantau lenggang.

