Pasien positif COVID-19 terus bertambah setiap harinya. Pada Jumat (26/06) Provinsi Bali mencatat penambahan kasus pasien positif sebanyak 49 orang. Bahkan saat ini Bali menduduki peringkat ke-lima penambahan pasien positif harian terbanyak di Indonesia. Lantas bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Hasil pantauan tim Madyapadma online pada Jumat (26/6) pukul 13.00 menunjukkan adanya peningkatan yang jumlahnya tak sedikit. Pulau Dewata rupanya menjadi urutan kelima penambahan pasien positif harian terbesar di Indonesia. Jawa Timur berada di posisi pertama dengan 356 tambahan pasien. Menyusul DKI Jakarta sebagai urutan kedua dengan 205 pasien. Berikutnya terdapat 177 pasien tambahan dari Jawa Tengah yang menduduki urutan ketiga. Di posisi keempat ada Sulawesi Selatan yang mencatat 172 tambahan kasus positif COVID-19. Lantas posisi kelima ditempati Bali dengan 49 pasien baru yang semuanya berasal dari kasus transmisi lokal (total 1.264 pasien positif). Selaras dengan itu, persentase transmisi lokal di Bali kembali meningkat 1,17% menjadi 72,47% dengan 916 kasus transmisi lokal.
Kendati catatan kasus positif di Bali meningkat pesat, beruntungnya jumlah pasien yang meninggal dunia tetap diangka 12 orang. Kabar baik lainnya, tercatat 73 pasien yang dinyatakan terbebas dari COVID-19 (total 730 orang). Hal serupa juga terjadi di Kota Denpasar. Hingga saat ini total pasien yang telah pulih di Denpasar telah menginjak angka 186 dengan penambahan 35 orang pada hari ini. Namun sayang, jumlah pasien positif terhitung 440 orang (ada tambahan 26 orang). Dimana 26 pasien tersebut terjangkit akibat transmisi lokal sehingga totalnya menjadi 375 kasus. Dengan begitu, persentase tranmisi lokal di Denpasar naik 1,13% dari total 85,23 %.
Sementara, Daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Denpasar hari ini tetap berjumlah 321 orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga tak mengalami perubahan, masih tetap sebanyak 113 orang. Lain halnya dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang bertambah sebanyak 48 orang menjadi 1519. Tingkat fatalitas di Kota Denpasar pun menyusut 0,34% menjadi 1,59%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 0,95% yang juga mengalami penurunan sebesar 0,12%.

