Memasuki penghujung bulan Juni, Denpasar kembali dilanda kabar duka. Pasalnya pada Minggu (21/06) dua orang pasien COVID-19, tidak dapat terselamatkan. Hal ini menunjukan keganasan COVID-19 sebagai virus yang mematikan. Lantas bagaimana kabar selengkapnya?
Badai COVID-19 rupanya kembali melanda Denpasar. Sesuai hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Minggu (21/6) pukul 13.00, penambahan catatan kematian di pulau dewata, keduanya dikonfirmasi berasal dari Kota Denpasar. Dengan begitu total kasus kematian di Bali sebanyak 11 jiwa serta 6 (enam) diantaranya merupakan warga Denpasar. Tak cukup sampai disitu, setiap harinya pasien positif COVID-19 terus bertambah. Di Bali, hari ini tercatat 32 warga terdiagnosa mengidap COVID-19 (total 1.047). Dimana, 711 pasien positif tersebut terjangkit akibat transmisi lokal dengan penambahan 29 orang pada hari ini. Selaras dengan itu, persentase transmisi lokal di Bali pun kembali meningkat 0,72% menjadi 67,91%. Beruntungnya 17 pasien dinyatakan pulih hari ini. Itu berarti sudah terdapat 603 orang yang terbebas dari COVID-19.
Keadaan di Denpasar pun tak jauh berbeda, 11 pasien yang dikonfirmasi positif hari ini semuanya berasal dari kasus transmisi lokal. Sampai saat ini, total kasus positif COVID-19 di Denpasar berjumlah 364 dengan 299 transmisi lokal. Persentase trasmisi lokalnya menunjukkan angka 82,14% (naik 0,55%). Kabar baiknya, pasien yang berhasil sembuh bertambah 5 (lima) orang sehingga totalnya menjadi 124 orang. Di sisi lain, Orang Tanpa Gejala (OTG) terdeteksi sebanyak 1.350 orang dengan tambahan 12 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdeteksi sebanyak 108 orang dengan tambahan 2 (dua) orang. Berbeda dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang jumlahnya tetap 314 orang. Alhasil tingkat fatalitas di Denpasar meningkat 0,52% menjadi 1,65%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 1,05% (naik 0,16%).
Berdasarkan pemantauan tim Madyapadma online pada Minggu (21/6), arus lalu lintas di Jl Gatot Subroto Tengah dan Gatot Subroto Timur tampak ramai seperti sebelum PKM diresmikan. Begitu juga dengan keadaan di seputaran Jl Gunung Agung, Jl Cokroaminoto, Jl Kumbakarna Veteran, Jl Patimura, Jl Wr Supratman, dan Jl Ahmad Yani Utara, nyaris seluruh deretan toko yang berlokasi di sana terlihat beroperasi dengan normal. Keramaian lainnya juga ditemui di Jl Bypass Ngurah Rai. Terjadi peningkatan jumlah kendaraan dibanding dengan minggu kemarin. Jl Patih Nambi juga terpantau ramai, berbeda pula daripada hari-hari sebelumnya. Di Jl Kartini, Jl Melati, dan Jl Nusa Indah tampak cukup ramai. Sementara itu, kawasan yang cukup lenggang, terlihat di Jl Akasia, Jl SMA 3, dan Jl Lembu Sora (Tim Madyapadma).

