Denpasar kini masih tercekik rantai kasus transmisi lokal. Dari akumulasi total penambahan positif COVID-19 hari ini, yakni sebanyak 30 orang. Lantas terkonfirmasi seluruhnya merupakan korban transmisi lokal. Perlahan tapi pasti, Denpasar sukses dibikin tersengal-sengal. Bagaimana kabar selengkapnya?
Hasil pemantauan data tim Madyapadma online pukul 13.00 menunjukkan perkembangan COVID-19 kian meroket. Kabar terkini, terjadi lonjakan tertinggi penambahan pasien positif di Denpasar yakni sebanyak 30 orang (total 242). Buruknya lagi semua pasien positif yang tercatat hari ini terjangkit akibat transmisi lokal. Itu berarti, total transmisi lokal di Denpasar menunjukkan angka 183 kasus dengan persentase 76,03% (naik 3,39%). Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) pun bertambah sebanyak 59 orang dari total 1.214 orang. Sementara catatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tetap berjumlah 310 orang. Berbeda dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang hari ini jumlahnya berkurang 7 (tujuh) menjadi 106 orang. Kendati situasi masih belum terkendali, masyarakat hendaknya memanjatkan syukur kehadapan-Nya sebab hari ini terdapat 8 (delapan) orang yang terbebas dari COVID-19 sehingga totalnya menjadi 103 orang.
Hari ini pula, jumlah pasien yang terdiagnosa COVID-19 di Bali telah menginjak angka 831 pasien. Dimana diantara 47 penambahan pasien positif saat ini, 45 pasiennya berasal dari kasus transmisi lokal (total 513 orang). Persentase transmisi lokal di pulau dewata pun kembali meningkat 2,04% menjadi 61,73%. Sampai saat ini, 542 pasien telah dinyatakan pulih dengan penambahan 32 orang pada hari ini. Sama seperti Denpasar, hari ini Bali tak mencatat adanya kasus kematian (tetap delapan orang). Alhasil tingkat fatalitas di Bali turun 0,06% dari total 0,96%. Tak jauh berbeda, Kota Denpasar juga mencatat penyusutan tingkat fatalitas sebanyak 0,12% menjadi 1,24% (Tim Madyapadma).

