Indonesia kini nyaris setiap hari mencetak, tambahan seribu lebih kasus positif COVID-19. Hari ini terkonfirmasi sebanyak 1.111 orang terjangkit, 36 orang di antaranya merupakan kasus asal Bali. Tak hanya itu, transmisi lokal pulau dewata pun terus menanjak capai angka 55,95%. Lalu bagaimana perkembangan kabar COVID-19 lainnya?
Pulau Dewata pada Jumat (12/06) menerima pasien positif COVID-19 baru yang jumlahnya tak sedikit. Hal tersebut sesuai dengan pantauan data tim Madyapadma online pukul 13.00. Pada hari ini tercatat 36 pasien yang baru terjangkit COVID-19 (total 697 orang). Tambahan kasus transmisi lokal pada hari ini juga meroket 28 kasus menjadi 390 kasus. Selaras dengan hal itu, persentase transmisi lokal di Bali telah menginjak angka 55,95% (naik 1,18%). Beruntungnya tak terdapat pasien yang meninggal dunia pada hari ini (tetap tujuh orang). Disamping itu, pasien yang dinyatakan pulih juga turut bertambah 24 orang dari total 448 orang.
Lonjakan kasus di Indonesia pun tak jauh berbeda, pasalnya hari ini Indonesia harus merawat 1.111 pasien positif COVID-19 baru. Sehingga total pasien yang terdiagnosa mengidap COVID-19 menjadi 36.406 orang. hari ini pula tercatat total pasien yang telah menghembuskan napas terakhirnya berjumlah 2.048 orang (ada tambahan 48 orang ). Beruntungnya, kini terdapat 577 pasien yang terbebas dari jeratan COVID-19 hingga totalnya menjadi 13.213 orang. Serupa dengan data di dunia yang masih menunjukkan peningkatan. Hari ini pasien positif COVID-19 di dunia tercatat sebanyak 7.615.922 orang dimana 3.854.382 diantaranya telah sembuh.
Walau peningkatan pasien positif COVID-19 di Denpasar tak begitu banyak, masyarakat hendaknya tetap waspada sebab ketiga kasus tambahan pada hari ini terjangkit akibat transmisi lokal. Alhasil jumlah pasien positif COVID-19 menjadi 175 orang dengan 118 kasus transmisi lokal. Persentase tranmisi lokal di Kota Denpasar meningkat 0,57% dari total persentase 67,43%. Kabar baiknya, jumlah pasien yang hari ini dinyatakan pulih juga berjumlah 3 (tiga) orang. Berarti sampai saat ini terdapat 79 orang yang telah sembuh. Catatan kematian juga tak terdapat tambahan (tetap tiga orang).
Kabar lain di Kota Denpasar, hari ini Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 20 orang menjadi 896. Begitu pula daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang bertambah sejumlah 1 (satu) orang menjadi 90 orang. Lain hal dengan daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang hari ini tidak terdapat penambahan, tetap sebanyak 308 orang. Sehingga tingkat fatalitas di Denpasar menyusut 0,03% menjadi 1,71%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 1,01% (turun 0,05%). Tingkat fatalitas di Indonesia pun juga turun 0,04% dari total persentase 5,63%. Meski jumlah fatalitasnya lebih besar, data di dunia juga menurun 0,04% (total 5,57%).
Berdasarkan pemantauan tim Madyapadma online, pada Jumat (12/6), keramaian lalu lintas Kota Denpasar yang serupa dengan masa sebelum PKM diterapkan, kini semakin jelas terasa. Salah satunya, terpantau di Jl Sekar Tunjung VIII. Namun, tampak pecalang Banjar Kertagraha konsisten menjaga gerbang masuk perumahan. Keramaian yang serupa juga dapat dijumpai di WR Supratman, Jl Nusa Indah, Jl Surabi, Jl Angsoka, Jl Patimura, Jl Suli, Jl Ahmad Yani, Jl Cokroaminoto, Jl Mahendradata, Jl Kargo Permai, Jl Kebo Iwa, dan Jl Gatot Subroto dari ujung timur sampai barat. Terlihat beberapa pecalang yang tengah berjaga di pos pemantauan. Selain lalu lintas yang kembali berdenyut, banyak gerai di sekitaran Denpasar yang kembali gencar beroperasi. Di Jl Arjuna, salah satu kedai kopi kembali membuka gerainya. Hari ini terlihat banyak anak muda yang berkumpul santai sambil menyeruput segelas kopi. Arus Jl Arjuna pun tergolong cukup ramai, serupa dengan Jl Melati, Jl Nangka Selatan, Jl Pidada, dan Jl Kusuma Bangsa. Begitu juga dengan kondisi lalu lintas di sekitaran Jl Gajah Mada dan Jl Kecak. Tampak pedagang buah yang menjajakan dagangannya dengan mobil pickup, di pinggir Jl Kecak. Restaurant cepat saji ternama seperti KFC dan Mc Donald di perempatan kawasan Gatsu dan Nangka juga terlihat beroperasi. Namun, gerainya terlihat sepi pengunjung. Hanya 1 (satu) hingga 3 (tiga) pengunjung saja yang tampak menikmati sajian di dalam. Selain itu, di Jl Tulip, Jl Turi, Jl Kenyeri, Jl Plawa, Jl Tunjungsari, dan Jl Padma hari ini terpantau cukup lenggang (Tim Madyapadma).

