Kota Denpasar kembali dirundung duka. Pasalnya, kabar terkini pada Kamis (11/6) terdapat penambahan 1 (satu) pasien COVID-19 yang tak terselamatkan. Sementara pasien positif pun juga terus berdatangan. Hal ini sepatutnya dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Lalu bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Hasil pantauan data tim Madyapadma online pada Kamis (11/06) pukul 13.00 masih menunjukkan lonjakan perkembangan COVID-19. Ditambah lagi, Denpasar harus menerima kabar duka sebab seorang warga yang bertempat tinggal di Kesiman menghembuskan napas terakhirnya. Sungguh sayang catatan kematian Kota Denpasar menjadi 3 (tiga) orang. Belum lagi pada hari ini terkonfirmasi 11 orang terjangkit COVID-19 dimana 10 diantaranya berasal dari kasus transmisi lokal. Itu berarti jumlah pasien positif telah menginjak angka 172 orang dengan 115 transmisi lokal. Selaras dengan hal tersebut, persentase transmisi lokal kembali meningkat 1,64% menjadi 66,86%.
Meski nasib buruk masih menghantui Denpasar, masyarakat hendaknya berucap syukur. Pasalnya hari ini tercatat seorang pasien yang berhasil terbebas dari COVID-19. Dengan begitu catatan kepulihan menjadi 76 orang. Di sisi lain, Orang Tanpa Gejala (OTG) terdeteksi sebanyak 852 orang, dengan tambahan 4 (empat) orang. Begitu pula Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang bertambah sebanyak 2 (dua) orang menjadi 89 orang. Lain hal dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tetap terdeteksi sebanyak 308 orang.
Di Bali hingga kini tercatat terdapat 661 pasien positif COVID-19 dengan penambahan 20 orang. Kini persentase transmisi lokalnya telah berjumlah 54,77% naik 0,64%. Berarti hingga saat ini terdapat penambahan 15 kasus transmisi lokal dengan total 365 kasus. Jumlah nyawa yang terenggut juga turut bertambah menjadi 7 (tujuh) orang (ada penambahan satu orang). Beruntungnya pasien yang telah pulih bertambah 12 orang dari total 424 orang.
Indonesia juga masih harus menghadapi pasien-pasien yang berjatuhan akibat COVID-19. Hari ini tercatat tambahan 41 orang yang meninggal dunia dari total 2.000 orang. Pasien yang terdiagnosa COVID-19 di Indonesia juga bertambah menjadi 35.295 orang (ada tambahan 979 orang). Kabar baiknya, saat ini terdapat 507 pasien yang dinyatakan pulih. Sehingga terdapat 12.636 yang telah sembuh.
Data di dunia juga masih tunjukkan peningkatan kasus. Hingga hari ini terdapat 7.477.996 pasien positif COVID-19 dengan 3.792.036 orang telah sembuh. Alhasil tingkat fatalitas di dunia kembali turun 0,03% menjadi 5,61%. Begitu pula dengan Indonesia yang tingkat fatalitasnya turun 0,04% dari total persentase 5,67%. Berbanding terbalik dengan kondisi di Bali yang hari ini menunjukkan adanya peningkatan 0,12% tingkat fatalitas menjadi 1,06%. Serupa dengan Denpasar yang saat ini tingkat fatalitasnya menunjukkan angka 1,74% (naik 0,50%).
Berdasarkan pemantauan tim Madyapadma online pada Kamis (11/06), kebisingan lalu lintas Kota Denpasar kini semakin jelas terdengar. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya terpantau cukup lenggang, hari ini mulai menunjukkan kondisi yang cukup ramai. Seperti di Jl Bypass Ngurah Rai, Jl Batur Sari, Jl Sulatri, Jl Trengguli, Jl Kecubung, Jl Pacar, dan Jl SMA 3. Arus yang cukup ramai juga tampak di sekitaran Jl Danau Tamblingan, Jl Tirta Nadi II, Jl Jayasakti, dan Jl Waribang. Bahkan di Jl Narakusuma, yang arusnya juga terpantau cukup ramai, masih ditemukan beberapa warga yang tidak mengenakan masker ketika bepergian. Sementara itu, lalu lintas yang ramai macam PKM belum diresmikan, masih dapat dijumpai di sepanjang Jl WR Supratman. Tak jauh berbeda dengan keramaian di Jl Danau Buyan. Namun, hari ini situasi di Jl Drupadi tergolong lebih lenggang dibanding hari-hari sebelumnya. Selain itu, di Jl Duyung, Jl Karang Sari, Jl Danau Tondano, Jl Kaswari, dan Jl Kutat Lestari hari ini juga terlihat lenggang (Tim Madyapadma).

