Senin (8/6), pandemi COVID-19 yang menerjang masyarakat kian ganas. Seolah tak memberi sela agar masyarakat bisa bernapas lega. Kasus transmisi lokal baik di Denpasar maupun di Bali terus melonjak bikin khawatir. Lantas bagaimana data perkembangan COVID-19 selengkapnya?
Lonjakan pasien COVID-19 di Bali masih terus terlihat. Sesuai hasil pantauan data tim Madyapadma online pada Senin (8/6) pukul 13.00 WITA menunjukkan Bali menerima 12 pasien positif COVID-19 baru. Dengan begitu pasien yang terjangkit COVID-19 di Bali menjadi 595 orang. Hari ini pula persentase transmisi lokal menunjukkan angka 51,09% (naik 1,03%). Kini jumlah transmisi lokal bertambah 9 kasus dari total 304 kasus. Kabar baiknya, tak terdapat catatan kematian baru (tetap 6 orang). Pasien yang dinyatakan pulih bertambah sebanyak 3 orang menjadi 377 orang.
Data di Indonesia juga masih menunjukkan adanya peningkatan pasien positif sejumlah 847 orang dari total 32.033 orang. Hari ini juga terdapat total 1.883 pasien yang meregang nyawa (ada tambahan 32 orang). Kendati begitu, setidaknya 406 pasien telah dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 10.904 orang. Perkembangan data COVID-19 di dunia juga kian mengkhawatirkan. Hingga saat ini telah tercatat 7.091.667 didiagnosa terinfeksi COVID-19 dengan 3.461.631 telah dinyatakan pulih.
Peningkatan pasien positif COVID-19 kembali terjadi di Kota Denpasar. Pada Senin (8/6) sebanyak 7 orang dinyatakan positif COVID-19. Seluruhnya diketahui tertular akibat Transmisi Lokal. Namun demikian kabar baik mengiringi, 1 orang pasien PMI asal Kelurahan Panjer dinyatakan sembuh. Adapun secara rinci pasien positif COVID-19 memiliki identitas domisili yakni 1 orang dari Kelurahan Padangsambian, 3 orang dari Desa Tegal Kerta, 1 orang dari Desa Padangsambian Kelod, 1 orang dari Kelurahan Serangan dan 1 orang dari Kelurahan Dauh Puri. “Kami baru saja mendapatkan laporan bahwa 7 orang dinyatakan positif COVID-19 di Kota Denpasar akibat kasus transmisi lokal, peningkatan kasus sudah terjadi, dan kita harus lebih waspada," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat di konfirmasi, Senin (8/6). Dengan begitu jumlah pasien positif menjadi 136 orang dengan 80 kasus transmisi lokal. Alhasil persentase transmisi lokal meroket 1,58% dari total persentase 58,83%. Kendati begitu hari ini catatan kematian masih menetap di angka 2 (dua) orang dengan jumlah pasien pulih di Kota Denpasar menjadi 68 orang.
Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat. Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat. "Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai covid 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar COVID-19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disipilin yang tinggi semua pihak," kata Dewa Rai mengingatkan.
Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 807 kasus, namun 390 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 417 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 299 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 265, sehingga masih tersisa 34 ODP. Lain hal dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 95 kasus, namun 29 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 66 yang berstatus PDP. Tingkat fatalitas di Denpasar menunjukkan angka 1,47% (turun 0,06%). Sebagai Pembanding tingkat fatalitas di Bali 0,99% yang turun 0,02%. Sama halnya dengan tingkat fatalitas di Indonesia yang menyusut 0,06% menjadi 5,88%. Begitu pula dengan fatalitas di dunia yang juga turun 0,03% dari total persentase 5,73% (Tim Madyapadma).

