Kasus transmisi lokal tak henti-hentinya menerjang Denpasar. Dalam kurun waktu sepekan ini, transmisi lokal terus mendominasi. Kabar terkini, persentasenya telah mencapai angka 57,25%. Bagaimana nasib Denpasar di tengah-tengah serbuan transmisi lokal?
Minggu (7/6) hasil pantauan data penyebaran COVID-19 oleh tim Madyapadma online pukul 13.00 di Denpasar makin bikin meringis. Hari ini persentase transmisi lokal kembali meningkat sebanyak 4,31% menjadi 57,25%. Bayangkan saja, dari 12 penambahan pasien positif Denpasar, semua penambahan tersebut berasal dari kasus transmisi lokal. Berarti, jumlah pasien positif Kota Denpasar kini telah menginjak angka 131 pasien dengan 75 kasus transmisi lokal. Tak jauh berbeda dengan Bali yang masih menunjukkan penambahan pasien yang terdiagnosa mengidap COVID-19 sejumlah 23 orang (total 582). Persentase transmisi lokalnya pun turut melonjak 3,29% dari total persentase 50,60%. Hari ini kasus transmisi lokal di Pulau Seribu Pura ini totalnya tercatat ada 295 orang (penambahan 31 orang).
Kendati demikian, masyarakat mesti bersyukur sebab baik di Denpasar maupun di Bali sama-sama tak mencatat kasus kematian tambahan. Kasus kematian di Denpasar masih tetap berjumlah 2 (dua) orang. Sementara, data kematian di Bali tetap di angka 6 (enam) jiwa. Kabar lainnya, hari ini dinyatakan 373 orang telah pulih dari serangan COVID-19 (ada tambahan dua orang). Lain halnya dengan catatan di Denpasar yang kali ini terdapat seorang pasien pulih menjadi 67 orang. Namun, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) pun bertambah sebanyak 55 orang dari total 778 orang. Begitu pula dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang bertambah 3 (tiga) orang menjadi 83 orang. Berbeda dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang hari ini tidak menambah daftar nama, tetap berjumlah 299 orang.
Data pasien positif COVID-19 di Indonesia pada hari ini menunjukkan angka 31.186 orang (ada tambahan 672 orang). Hari ini pula pasien yang meregang nyawa bertambah sebanyak 50 orang menjadi 1.851 orang. Beruntungnya 10.498 pasien telah dinyatakan sembuh dengan penambahan 591 orang pada hari ini. Selaras dengan data di dunia yang kini totalnya menjadi 6.982.092 pasien positif COVID-19 dengan 3.413.371 pasien dinyatakan telah pulih. Berarti tingkat fatalitas di dunia menyusut 0,04% dari total persentase 5,76%. Jumlah tersebut berbanding terbalik dengan tingkat fatalitas di Indonesia yang meningkat 0,04% menjadi 5,94%. Lain hal dengan persentase di Denpasar yang turun 0,15% menjadi 1,53%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 1,03% yang hari ini turun 0,05%.
Berdasarkan pemantauan tim Madyapadma online pada Sabtu (7/6), sebagian besar toko-toko di Denpasar memang tetap beroperasi. Meskipun kasus transmisi lokal yang terjadi, telah diketahui terus mengalami peningkatan. Hal itu dapat dijumpai di sekitaran Jl Trijata dan Jl Wijaya Kusuma. Namun lalu lintasnya masih terpantau cukup lenggang. Sementara itu, situasi yang lebih sunyi, terlihat di Jl Gandapura dan Jl Menuri 1. Begitu pula dengan kondisi Jl Akasia XVCI, hanya saja di pagi hari beberapa anak masih tampak berkeliaran di depan rumah, sekadar bermain sepeda. Aktivitas warga di luar rumah juga terpantau di Jl SMA 3, pembangunan salah satu rumah bertingkat masih berusaha dirampungkan. Nyaris setiap hari terdengar suara bising hasil kerja buruh bangunan yang masih membanting tulang di tengah pandemi. Kendati demikian, arusnya terpantau cukup lenggang seperti hari-hari kemarin. Berbeda dengan Jl Ahmad Yani Utara yang masih tergolong ramai, bak masa PKM belum diterapkan. Keramaian lalu lintas lainnya juga terlihat di Jl Suli (Tim Madyapadma).

