Pasang surutnya kasus COVID-19 memang masih kerap terjadi. Kali ini, lagi-lagi Kota Denpasar mengalami lonjakan kasus. Tepatnya ada sebanyak 7 pasien baru yang dikonfirmasi mengidap COVID-19. Bagaimana kabar penyebaran COVID-19 selengkapnya?
Peningkatan pasien positif COVID-19 kembali terjadi di Kota Denpasar. Sebanyak 7 (tujuh) orang dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (5/6). Ketujuh orang yang dinyatakan positif tersebut diketahui tertular akibat transmisi lokal dengan riwayat datang dari daerah terjangkit di Bali. Adapun secara detail pasien positif COVID-19 ini terdiri atas 5 (lima) orang perempuan yang masing-masing berdomisili di Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Renon, Desa Sumerta Klod, Desa Tegal Kertha, dan Kelurahan Penatih. Serta 2 (dua) orang laki-laki yang masing-masing berdomisili di Kelurahan Penatih dan Kelurahan Renon. “Kami baru saja mendapatkan laporan bahwa 7 (tujuh) orang dinyatakan positif COVID-19 di Kota Denpasar yang didominasi kasus transmisi lokal," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat konfirmasi, Jumat (5/6). Pihaknya kembali mewanti-wanti masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal ini tidak bisa dipandang sepele, melainkan memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat. "Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai COVID-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar COVID-19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disipilin yang tinggi semua pihak," kata Dewa Rai mengingatkan
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan bahwa kasus COVID-19 di Kota Denpasar belakangan ini cendrung meningkat. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas COVID-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan. Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus COVID-19 di Kota Denpasar sebanyak 117 kasus positif. Rincianya adalah 66 sembuh, 2 (dua) orang meninggal dunia, dan 49 orang masih dalam perawatan. Jumlah pasien yang sembuh dan pasien yang meninggal dunia tak mengalami penambahan pada hari ini. Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 704 kasus, namun 359 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 345 OTG. Berarti catatan OTG pada hari ini bertambah satu orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 299 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 264, sehingga masih tersisa 35 ODP. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 79 kasus, namun 29 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 50 yang berstatus PDP. Dengan begitu, artinya kini tak terdapat peningkatan kasus ODP dan PDP.
Sementara data di Bali juga menunjukkan adanya pelonjakan kasus positif baru sebanyak 14 pasien. Dimana 9 (sembilan) orang diantaranya berasal dari kasus transmisi lokal. Persentase transmisi lokal di pulau dewata ini pun kembali meningkat sebanyak 0,39% menjadi 46,77%. Hal itu menunjukkan total pasien positif di Bali menjadi 525 orang dengan 246 kasus transmisi lokal. Walaupun demikian, hari ini terdapat 6 (enam) orang yang telah terlepas dari jeratan COVID-19 (total 370 orang). Kabar lainnya, hari ini tak terdapat catatan kematian (tetap enam orang). Berbeda dengan Indonesia yang pasien positifnya meroket jauh. Kini jumlah positif COVID-19 menjadi 29.521 orang dengan tambahan 702 orang. Beruntungnya kondisi ini nyaris diimbangi dengan jumlah pasien pulih yang bertambah 551 orang dari total 9.443 orang. Walau begitu masyarakat Indonesia masih dilanda kerisauan, sebab hari ini pula pasien yang meninggal dunia bertambah 48 orang menjadi 1.770 orang.
Perkembangan COVID-19 di dunia pun masih bersinar merah. Kini pasien positifnya telah menyentuh angka 6.717.327 orang. Walau catatan pasien terus meningkat pesat, jumlah pasien pulih pun bertambah menjadi 3.262.009 orang. Alhasil tingkat fatalitas di dunia menyusut sebanyak 0,04% menjadi 5,86%. Hal sebaliknya justru terjadi pada tingkat persentase fatalitas di Indonesia yang mengalami peningkatan sebesar 0,02% dari total persentase 6,00%. Sedangkan sama seperti data dunia, tingkat fatalitas di Bali dan Denpasar juga menurun. Tingkat Fatalitas di Denpasar turun 0,10% menunjukkan total 1,71%. Sebagai perbandingan tingkat fatalitas di Bali hari ini berjumlah 1,14% turun 0,03% (rgj/iwaw/Tim Madyapadma).

