Kasus transmisi lokal bak jadi pemantik laju penyebaran positif COVID-19. Setelah pekan lalu beruntun mendapati kasus transmisi lokal, kini Denpasar kembali digerogoti kasus ini. Bahkan penambahannya tiga orang sekaligus. Di sisi lain, bagaimana perkembangan COVID-19 di dunia, Indonesia, dan Bali?
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online dari beberapa sumber, pada Selasa (26/5) kasus pasien positif COVID-19 di dunia mencapai 5.590.358 orang. Sedangkan kasus pasien yang sembuh dari virus ini mencapai 2.366.574 orang. Dengan tingkat fatalitas yang menurun sebesar 0,08% sehingga saat ini persentasenya sebesar 6,22% (tingkat fatalistik).
Berbeda dengan dunia, tingkat fatalitas di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0.01%, sehingga saat ini totalnya 6,12%. Hal ini sejalan dengan kasus pasien positif yang bertambah sebesar 415 orang, sehingga total saat ini yaitu 23.165 orang. Walaupun tidak sebanyak kasus pasien positif, jumlah pasien sembuh juga bertambah saat ini totalnya mencapai 5.877 orang. Angka kematian di Indonesia juga bertambah, saat ini ada 1.418 orang yang meninggal akibat COVID-19.
Hari ini, jumlah pasien positif COVID-19 di Bali telah menginjak angka 407 orang dengan penambahan 11 orang. Ditambah lagi sepuluh diantaranya merupakan kasus transmisi lokal membuat totalnya menjadi 177 orang. Keadaan rupanya masih belum membaik, kini persentase transmisi lokal naik 1,32% dari total 43,49%. Kali ini juga tak tercatat adanya penambahan pasien yang telah pulih (295 orang). Beruntungnya jumlah korban COVID-19 yang meregang nyawa masih tetap sama, setia menunjukkan hanya terdapat 4 (empat) kasus. Tingkat fatalitasnya pun kembali menunjukkan penyusutan sejumlah 0,03%. Sehingga total tingkat fatalitas di Bali menjadi 0,98%.
Sama seperti hasil perkembangan data COVID-19 di Denpasar. Pasien positif meningkat sebanyak 3 (tiga) orang dan ketiganya merupakan kasus transmisi lokal. Itu berarti terdapat 81 pasien positif dengan 33 kasus transmisi lokal. Persentase transmisi lokalnya pun makin meroket sebanyak 2,28% menjadi 40,47%. Walaupun demikian catatan kasus kematian tetap dengan jumlah 2 (dua) orang. Berbeda dengan daftar Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah sebanyak 18 orang, menjadi 461 orang. Berbanding terbalik dengan daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menyusut sebanyak 1 (satu) orang, menjadi berjumlah 61 orang. Kabar lainnya, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang hari ini tetap berjumlah 307 orang. Dengan tingkat fatalitas sebesar 2,47% (turun 0,09%).
Keadaan di Denpasar makin tak bersahabat. Transmisi lokal terus meroket menginjak angka 40,47%. Padahal pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melaksanakan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) melihat hal tersebut, dr. I Nyoman Sartika (47) membagikan pandangannya "Ada kemungkinan warga tidak melaksanakan protokol kesehatan yg sudah ditetapkan oleh pemerintah dan ada juga kemungkinan imunitas warga tergolong rendah," jelas Sartika. Sartika juga mengungkapkan kekhawatirannya sebab kasus transmisi lokal dapat terus meningkat tajam. "Untuk itu penambahan fasilitas kesehatan juga diperlukan," tambah Sartika di akhir (Tim Madyapadma).

