Transmisi lokal di Denpasar kembali mengalami peningkatan sebanyak 0,45%. Masyarakat Denpasar tak boleh lalai lindungi diri. Mesti tetap waspada kala pandemi melanda. Seberapa banyak peningkatan data penyebaran COVID-19 pada Kamis (21/05)?
Hasil kalkulasi data dari tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA, kembali menunjukkan bila jumlah pasien positif COVID-19 bertambah. Kamis (21/05), terdapat 5.104.952 pasien positif di dunia. Pasien yang telah berhasil pulih hingga saat ini tercatat sebanyak 2.034.790 orang. Sementara kasus kematian telah tercatat sebanyak 329.997 orang. Tingkat fatalitasnya menurun 0,05% dari total persentase 6,46%.
Di Indonesia, tingkat fatalitasnya menunjukkan terdapat penyusutan sebanyak 0,13% menjadi 6,34%. Sampai sekarang, terdapat 1.278 orang yang meninggal dunia. Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia pun bertambah sejumlah 973 orang. Membuat total pasien positif di Indonesia menjadi 20.162 orang. Kendati begitu, hari ini terdapat 263 tambahan orang yang telah pulih dari total 4.838 orang yang sembuh.
Data perkembangan COVID-19 di Bali juga masih menunjukkan adanya tambahan pasien positif sebanyak 3 orang. Dengan begitu, daftar pasien COVID-19 menjadi 374 orang. Beruntungnya, hari ini tidak ada kasus kematian di Bali. Total nyawa yang terenggut masih menetap di angka 4. Kabar baik lainnya, pasien yang dinyatakan pulih berjumlah 280 orang (terdapat tambahan 4 orang). Karena itu tingkat fatalitas di Bali menjadi sebesar 1,07%, terdapat penurunan berjumlah 0,01%. Kendati demikian, masyarakat Bali harus tetap waspada karena jumlah transmisi lokal meningkat sebanyak 3 orang dari total 151 orang. Persentase transmisi lokal sebesar 40,37% (bertambah 1,53%).
Lagi-lagi, jumlah pasien positif COVID-19 di Denpasar bertambah 1 orang. Hal itu membuat jumlah kasus positif di Kota Denpasar menjadi 73 orang. Jumlah pasien yang pulih masih tak mengalami perubahan yaitu tetap berjumlah 53 orang. Untung saja catatan kasus kematian tetap dengan jumlah 2 orang. Tingkat fatalitas di Denpasar juga turun 0,08% dari jumlah total 2,74%. Jumlah transmisi lokal di Denpasar menunjukkan angka 25 (tambahan 1 orang). Dengan begitu persentase transmisi lokal naik 0,45% dari total persentase 34,25%. Selain itu, Orang Tanpa Gejala (OTG) hari ini tetap berjumlah 435 orang. Begitu juga daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang hari ini tetap berjumlah 303 orang. Berbeda dengan daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah sebanyak 4 orang, menjadi 56 orang.
Angka transmisi lokal yang naik menjadi salah satu masalah di Denpasar saat ini. Menurut dr. Made Laksmi, semua orang yang tinggal di daerah tramisi lokal mempunyai risiko untuk tertular apabila tidak waspada. “Angka 30 % masih dapat bertambah apabila kita tidak waspada. Tingkatkan kepatuhan akan protokol dari pemerintah untuk memotong mata rantai dari COVID-19,” kata Laksmi. Laksmi juga memberi arahan agar masyarakat senantiasa “Lebih peduli untuk tetap tinggal di rumah, keluar rumah bila sangat diperlukan, memakai masker, dan melakukan tindakan higienitas dengan sesering mungkin mencuci tangan 6 langkah,” jelasnya mengingatkan. Laksmi juga berpesan jika seseorang merasa mengalami gejala COVID-19 “Cepat ke rumah sakit dan jujur kepada nakes tentang riwayat penyakit dan berpergian,” saran Laksmi (Tim Madyapadma).

