COVID-19 masih tangguh menyerang belahan dunia. Hari ini tercatat sebanyak 3 kasus tambahan transmisi lokal di Bali. Demi mengantisipasi mimpi buruk, Sanur Kauh dan Panjer resmi ajukan PKM.
Pantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 menunjukkan hasil kalkulasi data penyebaran COVID-19 pada Selasa (19/05) kembali mengalami peningkatan. 4.909.136 orang di dunia didiagnosa mengidap COVID-19. Kendati begitu, jumlah pasien yang telah dinyatakan pulih dari penyakit ini bertambah menjadi 1.917.414 orang. Namun angka kematiannya menginjak angka 320.434 orang. Tingkat fatalitasnya menunjukkan penyusutan 0,05% dari total persentase 6,53%.
Sementara di Indonesia, masyarakat yang menderita COVID-19 meningkat sejumlah 486 orang. Hal itu membuat total pasien COVID-19 di Indonesia menjadi 18.496 orang. Catatan korban yang meregang nyawa juga bertambah sebanyak 30 orang. Membuat kasus kematian di Indonesia menjadi 1.221 orang. Meski demikian, jumlah pasien yang sembuh pun meningkat 138 orang, dari total 138 orang. Dengan tingkat fatalitasnya 6,60%. Itu berarti terdapat penurunan kecil yakni berjumlah 0,01%.
Tak jauh berbeda dengan Bali yang kembali menambah 4 pasien COVID-19. Menjadikan deretan kasus positif COVID-19 sebanyak 363 orang. Walaupun begitu, Bali layak bersyukur sebab tak ada satupun warganya yang hari ini menghembuskan napas terakhirnya dikarenakan penyakit ini. Kabar gembira lainnya, total pasien yang pulih bertambah 10 orang. Itu berarti sudah terdapat 267 pasien yang sembuh. Untuk wilayah Bali, memiliki tingkat fatalitas sebesar 1,09% turun 0,02%. Sayangnya, transmisi lokal di Bali bertambah menjadi 141 kasus (ada 3 penambahan). Hal tersebut membuat persentase transmisi lokal di Bali meningkat 0,40% dari total 38,84%.
Sementara itu, kali ini Kota Denpasar mendapatkan kabar tambahan 1 pasien positif COVID-19 (total 71 orang). Kasus transmisi lokal pun berambah menjadi 23 kasus, dengan tingkat persentase sebanyak 32,39% (naik 0,96%). Hal tersebut berimbang pula dengan 1 pasien COVID-19 yang telah dinyatakan pulih hari ini (total 53 orang). Untuk catatan kematian pun telah dikonfirmasi hasilnya nihil, tetap berada di angka 2 kasus kematian. Kendati demikian ada tambahan sebanyak 24 Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga daftar OTG bertambah menjadi 417 orang. Berbeda kabar dengan daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) (total 303 orang) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) (total 47 orang) yang hari ini tidak bertambah, masih serupa seperti kemarin.
Berhasil dihubungi via daring oleh tim Madyapadma online Selasa sore, (19/05). I Dewa Gede Rai telah mengkonfirmasi dua daerah di Denpasar yang telah resmi mengajukan PKM. "Sekitar jam 1 siang, telah diterima oleh bagian hukum dan ham setda kota denpasar. Daerah Sanur Kauh dan Kelurahan Panjer," ungkapnya. Gede Rai juga menambahkan bila tim gugus tugas bersama walikota akan segera melaksanakan rapat terkait usulan pengajuan PKM ini.
Terkait COVID-19, dr. Ni Komang Mila Astuti menyarankan agar tiap orang tetap menjaga kebersihan diri demi mencegah penyebarannnya. "Rajin mencuci tangan dengan sabun atau bisa menggunakan hand sanitizer (alcohol minimal 70 %), hal ini dlakukan sebelum dan sesudah memegang benda yang kita anggap sudah terkontaminasi bakteri atau virus, lalu mandi dan mengganti pakaian setelah bepergian, hindari tempat ramai, disiplin melakukan etika batuk dan bersin yang benar," papar dr. Ni Komang Mila Astuti. Dirinya juga mengingatkan akan pentingnya masker ketika bepergian dan pengadaan karantina mandiri apabila sepulang dari perjalanan jauh (Tim Madyadma).

