Kamis (26/12) pertandingan Gaesma makin terasa panas. Masih bertempat di Lapangan Letda Made Pica, salah satu kegiatan rangkaian HUT SMAN 3 Denpasar ini rupanya telah memasuki hari keempat. Tim manakah yang akan lolos ke babak berikutnya?
Dimulai pukul 08.01, pertandingan pertama mempertemukan tim B2 dengan B4. Tim B2 menaungi kelas X MIPA 3, XI MIPA 3, dan XII MIPA 3. Sedangkan tim B4 terdiri atas kelas X IPS 1, XI IPS 1, dan XII IPS 1. Baru berselang 9 menit sejak pertandingan, tim B2 telah berhasil mencetak satu gol melalui tendangan penalti. Seakan tak mau kalah, 4 menit setelahnya tim B4 berhasil membalasnya sehingga skor menjadi seri 1-1. Pukul 08.36 seusai sesi istirahat yang diadakan selama 7 menit, pertandingan kembali dimulai. Namun nampaknya kedua tim tak dapat mencetak gol kembali, sehingga pukul 09.05 berakhirlah pertandingan itu dengan skor seri 1-1.
Berselang lebih dari 6 jam, pukul 15.33 pertandingan kedua pun dimulai. Kali ini tim A2 yakni gabungan kelas X MIPA 5, XI MIPA 5, dan XII MIPA 5 berkesempatan melawan kelas X MIPA 6, XI MIPA 6, dan XII MIPA 6 yang termasuk dalam tim A3. Pertandingan berlangsung dengan cukup baik, namun sayangnya di tengah pertandingan salah satu pemain dari tim A3 mengalami cidera. Pukul 16.06, waktu istirahat dimulai dengan perolehan skor sementara 0-0. Di babak kedua, tim A3 akhirnya berhasil unggul dengan skor 1-0. Penonton kian meramai, namun lagi-lagi salah satu pemain dari tim A3 terkena cidera. Sangat disayangkan, namun pertandingan terus berlanjut.
Menjelang akhir pertandingan, dengan tak terduga cidera kini menghampiri kipper dari tim A2, menyebabkan tangannya terkilir. Pertandingan ditutup dengan perolehan skor 1-0. I Putu Adi Santika Jaya, salah seorang panitia perayaan HUT SMAN 3 Denpasar memaparkan, kejadian cidera seperti ini sudah berusaha sebaik mungkin untuk dihindari oleh pihak panitia. "Awalnya kami sempat berpikir untuk menggunakan Lapangan Kapten Japa. Tapi untuk menghindari cidera seperti tadi, akhirnya kami putuskan untuk mengadakan Gaesma ini di Lapangan Letda Made Pica." tuturnya. Bisa mengatasi situasi ini dengan baik, nampaknya Gaesma kali ini sudah dipersiapkan cukup matang. “Saya sendiri panitia bidang kebersihan, jadi kebanyakan bekerja di hari-H. Tetapi saya tentu tetap membantu rekan yang lain, masa paling sibuk saya rasa saat H-1 Gaesma ini” tambahnya.
Pukul 17.00, pertandingan baru digelar kembali setelah waktu istirahat selama 12 menit. Meski keadaan penonton sedikit menyepi, kedua tim yang bertanding tetap tampak semangat. Tinggallah tim A1 yaitu kelas X MIPA, XI MIPA 2, dan XII MIPA 2 kini melawan tim A5 (kualisi) yang merupakan gabungan kelas X IPS 3, X MIPA 7, XI MIPA 7, dan XI MIPA 8. Gol pertama dicetak oleh tim A5. Tetapi seakan tak puas dengan itu, pukul 17.22 tim A5 kembali mencetak gol yang membuatnya unggul dengan skor 2-0. Tak lama, tim A1 berhasil mengejar ketertinggalannya dengan skor sementara 2 untuk tim A5 dan 1 untuk tim A1. Babak kedua dari pertandingan ini disambut oleh tendangan penalti oleh tim A1. Pertandingan berlanjut dengan sengit. Akhirnya, pertandingan ketiga usai di pukul 18.09 dengan perolehan skor 2-1. Salah satu supporter dari kelas X MIPA 6, I Dewa Gede Arsana Pucang Anom memberikan respon positif terhadap kegiatan Gaesma 2019 ini. "Menurut saya kegiatannya cukup seru jadi disambut antusias. Selain itu juga Gaesma ini bagus untuk melatih sportivitas dan menjaga kesehatan siswa. Saya harap tahun depan bisa lebih seru lagi." ucapnya sembari tersenyum (dp/scy/dyt)

