Selasa (24/12), panasnya mentari terasa menyengat kulit. Peluh pemuda-pemuda itu terus bercucuran membasahi paduan khas pemain sepak bola mereka. Sesekali mata mereka bertemu, saling lemparkan tatapan sengit.
Tak terasa, pertandingan GAESMA sudah mulai memasuki hari ketiga. Rupanya semangat dari para pemain masih berkobar. Rasa kebersamaannya pun makin dipupuk, saling berkerjasama guna mengalahkan lawan-lawannya. Hingga tepat pukul 08.07, pertandingan dibuka oleh tim A1 dari kelas MIPA 2 melawan tim A4 dari kelas IPS 2.
Di pertandingan pertama, salah satu siswa dari kelas MIPA 2 sukses membobol gawang dari tim A4. Dengan begitu tim A1 berhasil unggul 1 poin. Melihat hal tersebut, tim A4 seolah tak ingin kalah. Rupanya tim A4 perkuat kerjasama mereka, hingga selang beberapa menit mereka berhasil membobol gawang tim A1. Hingga penghujung babak pertama kedua tim mendapat skor seri. Selanjutnya pada babak kedua, panasnya mentari mulai terasa. Hal itu seolah turut membakar semangat kedua tim. Rupanya tim A1 kembali sukses membobol gawang lawannya. Pertandingan pun makin terasa ‘panas’. Lagi-lagi tim A4 berhasil mengejar ketertinggalannya. Sayangnya pada pukul 08.57, salah satu pemain dari A4 mengalami cedera. Dengan sigapnya PMR Trisma datang dan memberi pertolongan pertama. Lantas permainan pun kembali dilanjutkan. Meski ada satu pemainnya yang mengalami cedera, tim A4 tidak patah semangat. Bahkan di menit-menit terakhir mereka berhasil mencetak gol kemenangan. Dengan begitu pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk tim A4.
Pertandingan kedua dilanjutkan kembali pada sore harinya. Kali ini tim yang akan bermain yaitu tim A2 dari kelas MIPA 5 melawan tim A5 dari kualisasi kelas X IPS 3, X MIPA 7, XI MIPA 7, XI MIPA 8. Pada pukul 15.28 pertandingan dimulai. Meski sudah memasuki hari ketiga, kebersamaan para pemain masih begitu terasa. Semuanya berusaha menunjukkan kelebihan masing-masing. Seperti halnya dengan apa yang dilakukan tim A2. Mereka menunjukkan kelihaiannya dengan mencetak gol pertama. Namun, tak lama setelahnya tim A5 berhasil mengejar ketinggalan poin melalui tendangan penalti. Pertandingan semakin sengit. Di tengah – tengah pertandingan, pemain dari tim A2 mengganti salah satu pemainnya. Tak lama setelah pergantian pemain tim A5 kembali berhasil membobol gawang tim A2 dan pertandingan pun berakhir pada pukul 16.35. Kemenangan dibawa oleh tim A5 dengan skor 2 – 1.
Kemudian pada pertandingan ketiga, tim yang akan bertanding yaitu tim B1 dari kelas MIPA 1 melawan tim B3 dari kelas MIPA 4. Pemain dari tim B1 beberapa kali nyaris mencetak gol ke gawang lawan. Sayangnya, tim B3 terus berhasil menggagalkan usaha tim lawannya. Babak pertama pun usai dengan skor 0 – 0. Pada pukul 17.35 permainan pun kembali dimulai, mentari mulai bergerak ke ufuk barat. Rupanya kerjasama tim B1 semakin diperkuat. Kebersamaan mereka begitu terasa. Terbukti, selang beberapa menit tim B1 berhasil mencetak gol pertamanya. Lagi-lagi tim B3 seolah tak ingin diberi kesempatan, tim B1 kembali membobol gawang lawan. Di babak kedua ini, tim B1 tak sedikitpun memberi celah untuk lawannya. Hingga akhirnya tim B1 berhasil mencetak gol untuk ketiga kalinya. Pertandingan pun berakhir pukul 18.05 dengan kemenangan dibawa oleh tim B1 dengan skor 3 – 0.
Berjalannya masing – masing babak tentunya diselimuti rasa persaingan yang sangat kuat, tetapi hal tersebut tidak menghancurkan rasa kebersamaan yang telah dipupuk dari awal. “Menurut saya baik sekali lomba ini, karena mempromosikan kebersamaan dan kerjasama siswa antar kelasnya bahkan lintas angkatan,”ungkap Ni Putu Miranda Puteri selaku sekretaris panitia HUT Trisma. Mungkin terdapat beberapa kendala yang dialami, tetapi tidak cukup untuk mematahkan semangat dari para pemain, “Karena sejauh ini juga acaranya sudah baik, maka saya harap bisa berjalan baik sampai akhir dan juga tetap sportif,” ungkap I Gusti Ngurah A. Candra Wijawa selaku pemain dari tim B1.

