Minggu (22/12), langit tampakkan warna biru cerahnya. Terik sang mentari terasa menyengat kulit. Seolah turut membakar semangat sekelompok pemuda yang tengah bertanding di luasnya Lapangan Letda Made Pica. Paduan khas pemain sepak bola terlihat dari kejauhan. Ada apakah?
GAESMA (Liga Trisma) kembali diadakan, menjadi pertanda bahwa sebentar lagi SMAN 3 Denpasar akan bertambah usia. GAESMA di hari pertama dibuka dengan pertandingan antara tim A1 yang merupakan gabungan dari kelas X MIPA 2, XI MIPA 2, dan XII MIPA 2 dengan A2 yang beranggotakan kelas X MIPA 5, XI MIPA 5, dan XII MIPA 5. Kemudian di babak kedua berlangsung pertandingan antara tim A3 yang beranggotakan kelas X MIPA 6, XI MIPA 6, XII MIPA 6 dengan A4 yaitu X IPS 2, XI IPS 2, dan XII IPS 2. Sementara untuk babak terakhir tim B1 yang merupakan gabungan dari kelas X MIPA 1, XI MIPA 1, dan XII MIPA 1 akan berhadapan dengan tim B2 yang beranggotakan kelas X MIPA 3, XI MIPA 3, dan XII MIPA 3. Pertandingan tampak begitu sengit. Sesekali sorak sorai dari penonton terdengar begitu nyaring, berusaha memberi semangat kepada para pemain.
Pada pertandingan pertama para pemain terlihat begitu serius. Kedua tim terus-menerus memperebutkan bola. Keduanya berusaha memenangkan pertandingan di hari pertama ini. Tim A2 berhasil mencetak gol pertamanya. Pertandingan antara tim A1 dengan A2 berlangsung semakin sengit. Tak lama setelahnya tim A1 berhasil mengejar ketertinggalannya dengan begitu papan skor menunjukkan angka 1-1. Semangat tiap pemain semakin berkobar. Berusaha sekeras mungkin untuk mencetak gol hingga akhirnya tim A2 berhasil unggul dengan skor 1-3. “Sportivitas pada hari pertama ini masih terjaga. Semua pemain bisa mengontrol diri saat pertanndingan. Sayangnya tim A1 kekurangan pemain,” ungkap Ngurah Keshawa Satya Santiarsa salah satu pemain tim A1.
Semakin siang, pertandingan semakin seru. Pada pertandingan kedua tim A3 nampak memimpin pertandingan. Baru berjalan beberapa menit tim A3 telah berhasil mencetak skor. Semangatnya berapi-api. Tim A3 kembali mencetak gol keduanya. Kendati demikian tim A4 tidak patah semangat. Meski keringat mengucur deras perlawanan demi perlawanan terus dilayangkan. Tak heran setelahnya tim A4 berhasil mencetak satu gol. Pertandingan kembali memanas. Serangandemi serangan terus berlanjut. Tim A3 akhirnya tetap memimpin pertandingan dengan skor 7-2. Pertandingan terakhir dimulai pada pukul 16.00 menunggu agar mentari tidak terlalu terik untuk para pemain. Pada pertandingan ketiga ini para pemain dari tim B1 dan B3 memberikan seluruh kemampuannya untuk mencetak gol. Babak pertama pertandingan ini diakhiri dengan kemenangan dari tim B3, dengan skor 0-1. Tidak mau kalah, tim B1 membalik keadaan dengan mencetak 2 gol secara berturut – turut dan merubah posisi menjadi seri dengan skor 2-2.
Dalam sebuah pertandingan tentunya akan ada yang namanya kemenangan dan kekalahan. Tak peduli apapun hasilnya nanti yang terpenting ialah usaha yang dilakukan. Selaras dengan apa yang dikatakan oleh I Kadek Dodiek Saputra yang merupakan ketua panitia GAESMA. Menurutnya bagaimanapun hasil yang akan diperoleh saat GAESMA ini usaha serta sportivitas dalam bermain merupakan 2 hal yang terpenting. “Kalau lihat dihari pertama ini sportivitas pemain masih benar-benar terjaga. Buktinya dihari pertama ini tidak ada pemain yang melakukan pelanggaran sampai mengakibatkan cedera,” jelas Dodiek. Di akhir Dodiek menyampaikan hararapnnya agar pertandingan GAESMA di tahun 2019 ini dapat berjalan dengan lancar.

