
Tatkala sinar matahari masih menyembul malu-malu, ribuan siswa SMAN 3 Denpasar telah meluapi jalur lalu lintas. Meski penuh keringat, senyum sumringah dan raut semangat tetap terlihat (12/01)
Parkiran SMAN 3 Denpasar yang biasanya tampak lenggang pada pukul enam pagi, kini mendadak telah dipadati kendaraan siswa maupun guru. Semua siswa berbondong-bondong masuki bumi Trisma, tak ingin tertinggal acara jalan santai. Yang merupakan salah satu rangkaian acara dalam menyemarakan HUT Trisma ke-42. Sebelum acara ini dimulai, seluruh siswa dikumpulkan di lapangan hijau Trisma, guna mendapat arahan rute jalan santai. Rute jalan santai kali ini ialah diawali dari gerbang SMAN 3 Denpasar, melintasi ke Jalan Nusa Indah, dilanjutkan dengan menyusuri Jalan Turi, lalu melewati Jalan Kenyeri, juga Jalan Subita, hingga kemudian berakhir di SMAN 3 Denpasar. Terhitung jarak rute yang ditempuh sejauh 3,5 km.
Acara jalan santai ini dimulai pada pukul 06.45 WITA. Dengan dibuka langsung oleh Ida Bagus Sudirga, selaku kepala sekolah SMAN 3 Denpasar. Ribuan siswa yang padati jalur lalu lintas, tentu mengundang kemacetan dan menghentikan arus lalu lintas sejenak. Namun pihak kepolisian yang tengah bertugas, dengan sigap mengatur dan menjaga jalannya lalu lintas. Tak tertinggal pula anggota PMR Trisma siap siaga mengawasi serta melayani, apabila terdapat peserta jalan santai yang kondisi fisiknya kurang mendukung. Jarak sejauh 3,5 km pun berhasil ditaklukan oleh seluruh peserta jalan santai, dengan waktu tiba pukul 07.40 WITA.
“Acara jalan santai ini sudah kami persiapkan sejak awal terbentuknya panitia HUT Trisma ke-42, namun untuk sarana perlengkapan acara ini kami siapkan sejak satu minggu yang lalu,” ujar Ida Bagus Angga Krismayana dengan tegas selaku panitia acara jalan santai ini. Gus Angga, sapaan akrabnya, juga menyampaikan tujuan dari digelarnya acara ini. Diantaranya yakni selain untuk menyemarakan HUT Trisma, jalan santai dapat meningkatkan rasa solidaritas yang terjalin di antara siswa maupun guru. Tak hanya itu, tubuh sehat dan bugar juga menjadi salah satu tujuan dari acara jalan santai. Namun di balik itu, tentu terdapat berbagai kendala yang harus dihadapi. “Aku rasa, ada beberapa masalah seperti di bagian mengatur lalu lintas dan juga kendala transportasi,” ucap laki-laki bertubuh jangkung ini.
Desak Made Kutha Intan Pastika, salah satu peserta acara jalan santai ini mengaku rasakan euphoria dalam partisipasinya. “Walau sebenarnya lelah, tapi senang juga bisa bareng-bareng dari semua angkatan. Kebersamaan dan petualangannya terasa,” aku gadis bertubuh mungil ini. Tak cukup dengan acara jalan santai saja, semarak HUT Trisma lantas dilanjutkan dengan pembagian doorprize, yang diselingi lomba menyanyi antar guru dan pegawai se-Trisma. Sorak sorai bergema memenuhi bumi Trisma. Sebab, siapa sangka banyak guru dan pegawai Trisma miliki bakat terpendam. Juga pembagian doorprize yang tak kalah meriah sekaligus mengejutkan. Hadiah utama berupa sepeda gunung, berhasil dibawa pulang oleh Anak Agung Trisna Dewi Adnyani. “Jujur aku kaget banget baru dengar nomor undiku yang disebut, padahal biasanya aku selalu kurang beruntung sama yang namanya undian,” tutup gadis yang akrab disapa Trisna ini diakhir wawancara. (kar, dyt)

