“Hore!” teriak riuh anak – anak Trisma yang terdapat di Lapangan Made Pica ketika Tim3 berhasil keluar menjadi juara pertama, (20/12).
Salah satu tradisi tahunan dalam memeriahkan HUT SMA Negeri 3 Denpasar dalam bidang olahraga yaitu Gaesma sudah mencapai acara puncak pada Kamis, 20 Desember 2018. Kegiatan yang dilakukan di Lapangan Made Pica ini tentunya diselenggarakan dengan meriah hingga akhir penutup acara tersebut.
Pertandingan bertepatan pada hari Sugihan Jawa ini, dimulai pada pukul 14:30 WITA. Pada babak pertama, tim yang bertanding adalah Tim 2 dengan Tim 5. Tim 2 sendiri diusung oleh kelas XII IPS, XII MIPA 4, XI MIPA 2, X MIPA 3, X MIPA 2 dan Tim 5 diusung oleh XII MIPA 6, XI MIPA 3, XI MIPA 4, dan X MIPA 4. Pertandingan pada babak ini berakhir dengan kedua tim meraih skor seri yaitu 0:0. Dalam satu harinya, terdapat 3 babak pertandingan yang akan dimainkan oleh 5 tim. Pada pukul 16:30 WITA hingga 17:30 WITA masuk ke babak terakhir pertandingan yang dimainkan oleh Tim 2 dengan Tim 3 dimana Tim 3 diusung oleh kelas XII MIPA 1, XI MIPA 6, X IPS 1, dan X MIPA 6. Pertandingan yang cukup sengit ini akhirnya memberikan peluang Tim 3 keluar dengan skor 2:0 dengan kemenangan dari Tim 3 tersebut maka keluarlah tim tersebut menjadi juara 1 pada Gaesma 2018.
Usut punya usut Tim 3 sendiri memang sudah mendapat 3 kemenangan pada setiap pertandingan sehingga hal tersebut menghantarkannya menjadi nomor satu. Hal ini diungkapkan oleh Cahaya Jagadita, salah satu pemain Tim 3 nomor punggung 05. “Awalnya sih ga nyangka bakal jadi juara, tapi dengan meraih 3 kemenangan kami jadi lebih optimis untuk jadi juara,” tuturnya siswa kelas XI MIPA 6-Trisma.
Tidak hanya tim juara saja yang menjadi sorotan, sang Best Player juga tak luput dari sorotan. Ialah Gung Ari, berhasil meraih predikat pemain terbaik. “ Tidak menyangka terpilih menjadi Best Player dan aku selalu belajar dari kesalahan yang terjadi di pertandingan – pertandingan sebelumnya,” ujarnya sambil tersenyum manis.
Terlepas dari serangkaian acara penutup Gaesma 2018, memiliki kesan tersendiri bagi Gung Oka selaku Guru Olahraga SMAN 3 Denpasar. “Dari awal memang saya sudah jagokan pemain Tim 3 karena potensi mereka memang lebih terlihat dari tim yang lain, namun untuk tim yang lain sama-sama bagus juga,” ungkapnya. Sama seperti Gung Oka, Kadek Ninda Nandita juga mengharapkan bahwa terus ditingkatkan. “Awalnya aku engga suka bola, tapi setelah aku melihat permainan bola dari Tim 3 ternyata keren dan tadi aku melihat mereka seperti pemain Timnas Indonesia,” celetuk salah satu penonton Gaesma 2018. (Nan, Ade, Dyt, Sa)

