We have 124 guests and no members online
- Dayita Maha
- Sastra
Selembar Kertas
Aku mengintip dari balik pohon beringin, agak jauh dari gadis itu. Ia masih duduk bersimpuh di sana. Wajahnya terlihat serius. Tangan indahnya terlihat sedang menggoreskan tinta ke selembar kertas yang ia bawa dari rumah. Kulihat sebutir air mata jatuh dari pelupuk matanya dan diikuti tetes-tetes air mata berikutnya. Ya, dia pasti menulis surat lagi!